Hallo sobat Cahaya.
Pada postingan saya kali ini akan membahas masalah error yang terjadi
pada PES 2013 alias versi terbaru dari game bergenre soccer ini. Baru
saja release, tapi masalah sudah muncul, terutama setelah anda
menginstall Patch alias tambahan untuk menyempurnakan PES 2013 anda. Tapi hal tersebut malah memperparah keadaan tapi kejadian ini hanya terjadi pada tim-tim Liga Inggris terkecuali Manchester United karena tim tersebut berlisensikan KONAMI. Oke, langsung pada penyelesaian masalah anda.
1. Hal pertama yang anda harus lakukan adalah memastikan dari mana PES 2013 anda di keluarkan. Karena ada 2 versi, yaitu dari RELOADED dan dari SKIDROW. Saya disini membahas sesuai PES milik saya saja, yaitu PES 2013 SKIDROW.
2. Nah langkah selanjutnya adalah, uninstall dulu PES 2013 anda yang
bermasalah. Kemudian hapus Folder installasi PES 2013 anda. Biasanya di
sini C:\Program Files\KONAMI (ingat yang di hapus adalah folder 'Pro Evolution Soccer' bukan folder KONAMInya.
3. Langkah selanjutnya yaitu, Install kembali PES 2013 anda hingga tahap
copy crack. Biasanya kalau versi SKIDROW folder cracknya juga bernama
SKIDROW. Tapi kalau RELOADE nama foldernya cuma CRACK biasa.
4. Jalankan PES 2013 anda, dan pastikan semuanya baik-baik saja tanpa ada masalah.
5. Install Pacth PES 2013 anda hingga benar-benar selesai. Setelah itu masuk ke "Regedit". Caranya adalah Klik Start -> All Programs -> Accessories -> Run. Lalu ketik perintah "regedit". Maka akan terbuka jendela Registry Editor. Maka yang anda harus lakukan adalah double klik pada HKEY_LOCAL_MACHINE -> SOFTWARE -> KONAMI lalu klik PES 2013.
6. Lalu perhatikan kotak sebelahnya, apakah ada data yang bernama
'code'. jika ada double klik data tersebut kemudian masukan codi ini
"V7TV-W3JX-6CC3-3DDU-Y3W7" tanpa tanda petik. Lalu klik OK.
7. Langkah terahir adalah jalankan game game dengan menggunakan
"PESEdit.com 2013 Patch" yang ada di start menu. Ingat jalankan dengan
cara "Run As Administrator".
PERHATIAN: Jika anda menggunakan PES 2013 dari RELOADED dan terjadi hal yang sama. Maka lakukan cara tersebut.
SEMOGA BERMANFAAT...
Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT. Tampilkan semua postingan
Kamis, 06 Desember 2012
Jumat, 01 April 2011
Selasa, 11 Januari 2011
Cara Mudah Crack Adobe Photoshop CS4
Cara Crack Mudah Adobe Photoshop CS4
12 Januari 2011
hahaha....Akhirnya……bisa juga...
Hmmm....akhirnya bisa juga aku mendapatkan cara mengcrack adobe photoshop. Setelah sekitar 1 minggu aku memiliki adobe photoshop CS4 yang full (tapi engga' ada serial number dan harus diaktivasi). Kini Aku udah dapatkan caranya agar supaya program yang selalu didamba-dambakan para desainer bekerja dengan baik dan benar.
Neh caranya....
Setelah kita install program tersebut maka yang perlu kita siapkan untuk mengcracknya diantaranya :
Nah, kalo uda di instal buka dulu program adobe photoshop. Saat buka pasti muncul konfirmasi ulang untuk memasukkan serial number atau tetap pilih trial selama 30 hari.
Saat inilah kita perlu masukkan SN yang tadi udah di dunlud....pilih salah satu, terserah mau yang mana. Pada saat tertentu SN ini dianggap "license for this product has expired", tapi gag masalah, teruskan aja...
Setelah SN dimasukkan terus aja sampe programnya kebuka, kemudian tutup lagi programnya.
Langkah selanjutnya adalah mengcopy file amtlib.dll dan replace ke semua product adobe photoshop (Adobe Bridge CS4, Adobe Device Central CS4, Adobe Extension Manager CS4, Adobe Photoshop CS4) di dalam C:\Program Files\Adobe.
Eiiitssss.....perlu dibaca neh... Saat tahap ini photoshop atau semua product adobe dalam keadaan tidak dijalankan atau tidak bekerja.
Selanjutnya tinggal kita aktifkan program. Buka alamat ini C:/Windows/System32/Drivers/Etc/hosts. Open file hosts dengan notepad biar bisa di edit. Buka aja trus hapus semua isinya kemudian ganti dengan ini:
127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 activate.adobe.com
Save aja itu.....
Buka program Adobe Photoshop CS4, kalo ada konfirmasi license accept aja…
Artinya adobe photoshop CS4 siap untuk digunakan.
“terimakasih sudah berkunjung ke blog saya”
Mohon Kritik dan saran ya....
12 Januari 2011
hahaha....Akhirnya……bisa juga...
Hmmm....akhirnya bisa juga aku mendapatkan cara mengcrack adobe photoshop. Setelah sekitar 1 minggu aku memiliki adobe photoshop CS4 yang full (tapi engga' ada serial number dan harus diaktivasi). Kini Aku udah dapatkan caranya agar supaya program yang selalu didamba-dambakan para desainer bekerja dengan baik dan benar.
Neh caranya....
Setelah kita install program tersebut maka yang perlu kita siapkan untuk mengcracknya diantaranya :
- Dunlud dulu ini..., di site SNnya disini. (pake IDM lebih mantap)
- Mulai deh kerja..
Nah, kalo uda di instal buka dulu program adobe photoshop. Saat buka pasti muncul konfirmasi ulang untuk memasukkan serial number atau tetap pilih trial selama 30 hari.
Saat inilah kita perlu masukkan SN yang tadi udah di dunlud....pilih salah satu, terserah mau yang mana. Pada saat tertentu SN ini dianggap "license for this product has expired", tapi gag masalah, teruskan aja...
Setelah SN dimasukkan terus aja sampe programnya kebuka, kemudian tutup lagi programnya.
Langkah selanjutnya adalah mengcopy file amtlib.dll dan replace ke semua product adobe photoshop (Adobe Bridge CS4, Adobe Device Central CS4, Adobe Extension Manager CS4, Adobe Photoshop CS4) di dalam C:\Program Files\Adobe.
Eiiitssss.....perlu dibaca neh... Saat tahap ini photoshop atau semua product adobe dalam keadaan tidak dijalankan atau tidak bekerja.
Selanjutnya tinggal kita aktifkan program. Buka alamat ini C:/Windows/System32/Drivers/Etc/hosts. Open file hosts dengan notepad biar bisa di edit. Buka aja trus hapus semua isinya kemudian ganti dengan ini:
127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 activate.adobe.com
Save aja itu.....
Buka program Adobe Photoshop CS4, kalo ada konfirmasi license accept aja…
Artinya adobe photoshop CS4 siap untuk digunakan.
“terimakasih sudah berkunjung ke blog saya”
Mohon Kritik dan saran ya....
Label:
IT
Jumat, 23 Januari 2009
KEAMANAN RADIUS SERVER
Protokol RADIUS yang digunakan sebagai salah satu sistem keamanan wireless LAN melalui autentikasi pengguna wireless LAN, ternyata memiliki beberapa lubang keamanan. Mekanisme proteksi menggunakan nama pengguna dan password ternyata tidak cukup aman untuk diterapkan. Hal ini diperparah dengan penerapan teknik enkripsi dan kriptografi yang tidak benar. Metode shared secret sudah sangat berisiko apabila diterapkan untuk proses autentikasi dari client ke RADIUS server.
Beberapa lubang keamanan protokol RADIUS:
• MD5 dan shared secret [6]
Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa metode shared secret sudah sangat berisiko untuk diterapkan, hal ini dikarenakan lemahnya MD5 hash yang menyimpan tanggapan autentikator. Hacker / penyusup dapat dengan mudah mengetahui paket access-request beserta tanggapannya. Penyusup dapat dengan mudah mengetahui shared secret dengan cara melakukan penghitungan awal terhadap perhitungan MD5.
• Paket access-request [6]
Tidak adanya autentikasi dan verifikasi terhadap paket access-request merupakan salah satu kelemahan dari protokol RADIUS. Paket access-request harus berisi atribut alamat IP access point (AP), nama pengguna beserta password atau CHAP-password, port yang digunakan oleh access point [6]. Nama pengguna beserta password disembunyikan dengan memakai metode RSA Message Digest Algorithm MD5. RADIUS server akan memeriksa dan memastikan bahwa pesan yang dikirim oleh alamat IP adalah salah satu dari client yang terdaftar. Penyusup dapat mengetahui dan menggunakan alamat IP yang menjadi client dari RADIUS server ini. Hal ini merupakan salah satu
keterbatasan dari rancangan protokol RADIUS.
• Pemecahan password [6]
Skema proteksi password yang dipakai adalah stream-chiper, dimana MD5 digunakan sebagai sebuah ad hoc pseudorandom number generator (PRNG). Yang menjadi masalah adalah keamanan dari cipher ini, protokol RADIUS tidak dengan jelas menyebutkan apa yang menjadi kebutuhan dari cipher tersebut. MD5 hash secara umum digunakan untuk crypthographic hash, bukan stream chiper. Ada kemungkinan masalah keamanan yang ditimbulkan dari penggunaan MD5 hash tersebut.
Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa atribut password diamankan dengan metode stream chiper. Hal ini memungkinkan penyusup mendapatkan informasi shared secret apabila mereka melakukan sniffing ke jaringan wireless dan mencoba masuk ke RADIUS server
• Serangan menggunakan Request Authenticator [9]
Keamanan RADIUS bergantung pada pembangkitan Request Authenticator. Request Authenticator ini harus unik dan tidak dapat diprediksi untuk menjamin keamanan. Protokol RADIUS tidak menekankan pada pentingnya pembangkitan Request Authenticator, sehingga banyak implementasi yang menggunakan PRNG yang jelek untuk membangkitkan Request Authenticator. Apabila client menggunakan PRNG yang mempunyai short cyrcle, maka protokol tidak mneyediakan proteksi.
Beberapa lubang keamanan protokol RADIUS:
• MD5 dan shared secret [6]
Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa metode shared secret sudah sangat berisiko untuk diterapkan, hal ini dikarenakan lemahnya MD5 hash yang menyimpan tanggapan autentikator. Hacker / penyusup dapat dengan mudah mengetahui paket access-request beserta tanggapannya. Penyusup dapat dengan mudah mengetahui shared secret dengan cara melakukan penghitungan awal terhadap perhitungan MD5.
• Paket access-request [6]
Tidak adanya autentikasi dan verifikasi terhadap paket access-request merupakan salah satu kelemahan dari protokol RADIUS. Paket access-request harus berisi atribut alamat IP access point (AP), nama pengguna beserta password atau CHAP-password, port yang digunakan oleh access point [6]. Nama pengguna beserta password disembunyikan dengan memakai metode RSA Message Digest Algorithm MD5. RADIUS server akan memeriksa dan memastikan bahwa pesan yang dikirim oleh alamat IP adalah salah satu dari client yang terdaftar. Penyusup dapat mengetahui dan menggunakan alamat IP yang menjadi client dari RADIUS server ini. Hal ini merupakan salah satu
keterbatasan dari rancangan protokol RADIUS.
• Pemecahan password [6]
Skema proteksi password yang dipakai adalah stream-chiper, dimana MD5 digunakan sebagai sebuah ad hoc pseudorandom number generator (PRNG). Yang menjadi masalah adalah keamanan dari cipher ini, protokol RADIUS tidak dengan jelas menyebutkan apa yang menjadi kebutuhan dari cipher tersebut. MD5 hash secara umum digunakan untuk crypthographic hash, bukan stream chiper. Ada kemungkinan masalah keamanan yang ditimbulkan dari penggunaan MD5 hash tersebut.
Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa atribut password diamankan dengan metode stream chiper. Hal ini memungkinkan penyusup mendapatkan informasi shared secret apabila mereka melakukan sniffing ke jaringan wireless dan mencoba masuk ke RADIUS server
• Serangan menggunakan Request Authenticator [9]
Keamanan RADIUS bergantung pada pembangkitan Request Authenticator. Request Authenticator ini harus unik dan tidak dapat diprediksi untuk menjamin keamanan. Protokol RADIUS tidak menekankan pada pentingnya pembangkitan Request Authenticator, sehingga banyak implementasi yang menggunakan PRNG yang jelek untuk membangkitkan Request Authenticator. Apabila client menggunakan PRNG yang mempunyai short cyrcle, maka protokol tidak mneyediakan proteksi.
Label:
IT
Langganan:
Postingan (Atom)
